Mengapa guncangan pada bayi bisa bermuara pada kematian?

Menurut ahli kedokteran, ini dikarenakan bayi yang masih sangat muda belum
bisa menahan kepalanya sendiri lantaran otot lehernya yang lemah. Akibatnya,
jika bayi terguncang badannya, kepalanya akan bergoyang ke depan dan belakang.

Goyangan ini yang mengakibatkan kerusakan otak serta pendarahan di dalam otak
dan pada permukaan otak, sehingga dapat menimbulkan masalah serius pada otak
sang bayi, dan dapat mengakibatkan masalah yang berlangsung permanen, seperti :

1. Kerusakan otak

2. Cerebral palsy

3. Kebutaan

4. Epilepsi

5. Kesulitan berbicara

6. Kesulitan belajar

7. Kesulitan koordinasi

8. Serangan jantung

9. Keterbelakangan mental
Quote:
Berikut adalah TIPS untuk Mencegah

* JANGAN PERNAH MENGGUNCANG BAYI di bawah umur 3 tahun, dengan alasan apapun
juga.

* Saat Anda menggendong bayi anda, JANGAN LUPA UNTUK SELALU MENYANGGA KEPALA
bayi Anda dengan tangan.

* Beritahukan pentingnya melindungi kepala bayi Anda KEPADA BABY SITTER atau
pengasuh bayi anda.

* PASTIKAN semua orang yang dekat dan sering menggendong bayi anda tahu benar
bahayanya seorang bayi jika diguncang-guncang atau digoyang.

* Jika dengan sengaja/tidak sengaja, anda mengguncang-guncang bayi anda, SEGERA
BAWA BAYI ANDA KE DOKTER untuk diperiksakan. Pendarahan di dalam otak hanya
dapat diobati jika anda segera memberitahukan kepada dokter bahwa anda baru saja
mengguncang bayi anda. Cara ini akan menyelamatkan.

Quote:
Pada beberapa orang anak bahkan dapat menimbulkan kematian. Ini dikenal dengan
shaken-baby-syndrome. Kenapa berbahaya?

1. Bayi memiliki kepala lebih besar dibandingkan dengan anggota tubuh yang lain,
dan otot lehernya masih lemah. Jika diguncang, kepalanya akan tersentak ke depan
dan ke belakang.

2. Sentakan-sentakan itu akan mengguncang otak dan merusaknya.

3. Pembuluh darah kecilnya akan ikut rusak, menimbulkan pendarahan di otak dan
sekitarnya, dan juga di mata bayi.

Quote:
Resiko terbesar adalah pada bayi dibawah satu tahun, tapi tidak menutup
kemungkinan dapat terjadi di usia yang lebih besar. Yang harus diwaspadai adalah
guncangan-guncangan ini dapat terjadi justru ketika kita asyik bermain dengan
sang bayi.

Karenanya ada beberapa permainan dan aktivitas yang harus dihindari untuk
mencegahnya, antara lain:

1. Melempar bayi ke udara.

2. Lari-lari sambil membawa bayi di punggung atau di kepala.

3. Kuda-kudaan (bayi naik ke punggung, naik ke kaki dan digoyang-goyang).

4. Memutar bayi.

Jangan lupa mengingatkan orang-orang di sekitar sang bayi , seperti
saudara-saudaranya, pengasuhnya, kakek-neneknya, untuk tidak mengguncang bayi.
videonya bisa didownload di sini

sourcenya dari milis sekolahrumah.

Iklan